|
Pertemuan 2 – Ahad 18 Pebruari 2018 M / 3 Jumadil Akhir
1439 H |
KAJIAN KITAB FATHUL-BARI ( SYARAH SHOHIH BUKHORI ) KARYA
ALH-HAFIDZ AHMAD BIN ALI BIN HAJAR
AL-ASQOLANIY ( 773-852 H )
1.
BAB IMAN
ð Ungkapan "Iman adalah perkataan dan perbuatan, dapat bertambah dan berkurang" terdiri dari dua kalimat, yaitu; pertama iman adalah perkataan dan perbuatan, dan yang kedua iman adalah dapat bertambah dan berkurang.
ð Yang dimaksud dengan "perkataan" adalah mengucapkan dua kalimat syahadat, sedangkan yang dimaksud dengan "perbuatan" adalah mencakup perbuatan hati (keyakinan) dan perbuatan anggota badan (ibadah).
ð Ulama terdahulu mengatakan bahwa iman adalah mempercayai dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan anggota badan. Menurut mereka, mengamalkan dengan anggota badan adalah merupakan syarat kesempurnaan iman, sehingga muncullah pernyataan bahwa iman dapat bertambah dan berkurang.
ð Syaikh Muhyiddin mengatakan yang benar adalah bahwa keyakinan dapat bertambah dan berkurang sesuai dengan
banyaknya melihat dan mengkaji serta adanya dalil-dalil yang jelas
|
Catatan : a. Knonologi iman itu adalah = tumbuh keyakinan dalam hati karena mengenal Alloh, lalu diucapkan lisan dengan bersyahadat, dan ucapannya itu dibuktikan dengan perbuatan yang menunjukkan adanya keimanan b. Agar iman terus bertambahè istiqomah dalam beribadah, rajin mengikuti majelis-majelis ( ilmu, dzikir dll ), dan selalu mengkaji yang diperkuat dengan dalil-dalil |
ð Adapun
hadits Abu Dzarr adalah,
"Perbuatan paling baik adalah cinta dan benci karena Allah."
ð Sedangkan
hadits Abu Umamah, "Barangsiapa cinta, benci, memberi dan menolak karena
Allah, maka sesungguhnya imannya telah sempurna."
Allah"
Maksud
kewajiban adalah perbuatan yang diwajibkan, sedangkan syariat
adalah ajaran atau akidah agama. Adapun Hudud (hukum) adalah
larangan-larangan yang diharamkan, dan sunan adalah hal-hal yang disunnahkan.
|
Sumber :
Kitab Fathul-baari bisyarhi shohiihil Bukhori, halaman : 93-100 |












0 comments:
Posting Komentar