Minggu, Desember 09, 2018

(2) Bab Iman


                         Pertemuan 2 – Ahad 18 Pebruari 2018 M / 3 Jumadil Akhir 1439 H


KAJIAN KITAB FATHUL-BARI ( SYARAH SHOHIH BUKHORI ) KARYA ALH-HAFIDZ  AHMAD BIN ALI BIN HAJAR AL-ASQOLANIY ( 773-852 H )

1.    
                    BAB IMAN
N
ð  Ungkapan "Iman adalah perkataan dan perbuatan, dapat bertambah dan berkurang" terdiri dari dua kalimat, yaitu; pertama iman adalah perkataan dan perbuatan, dan yang kedua iman adalah dapat bertambah dan berkurang.

ð  Yang dimaksud dengan "perkataan" adalah mengucapkan dua kalimat syahadat, sedangkan yang dimaksud dengan "perbuatan" adalah mencakup perbuatan hati (keyakinan) dan perbuatan anggota badan (ibadah).

ð  Ulama terdahulu mengatakan bahwa iman adalah mempercayai dengan hatidiucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan anggota badan. Menurut mereka, mengamalkan dengan anggota badan adalah merupakan syarat kesempurnaan iman, sehingga muncullah pernyataan bahwa iman dapat bertambah dan berkurang.

ð  Syaikh Muhyiddin mengatakan yang benar adalah bahwa keyakinan dapat bertambah dan berkurang sesuai dengan banyaknya melihat dan mengkaji serta adanya dalil-dalil yang jelas

 

Catatan :

a.    Knonologi iman itu adalah = tumbuh keyakinan dalam hati karena mengenal Alloh, lalu diucapkan lisan dengan bersyahadat, dan ucapannya itu dibuktikan dengan perbuatan yang menunjukkan adanya keimanan

 

    Agar iman terus bertambahè istiqomah dalam beribadah, rajin mengikuti majelis-majelis ( ilmu, dzikir dll ), dan selalu mengkaji yang diperkuat dengan dalil-dalil

 

 

ð  Abu Nua'im menambahkan bahwa iman akan bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan. Kemudian beliau membacakan firman Allah, "Dan supaya orang yang beriman bertambah imannya. "

ð  Adapun hadits Abu Dzarr adalah, "Perbuatan paling baik adalah cinta dan benci karena Allah."

ð  Sedangkan hadits Abu Umamah, "Barangsiapa cinta, benci, memberi dan menolak karena Allah, maka sesungguhnya imannya telah sempurna."

 

ð  Imam Ahmad juga meriwayatkan hadits dari Amru bin Al Jumuh, "Seorang hamba tidak akan mendapatkan realitas iman hingga dia mencintai sesuatu karena Allah dan membenci sesuatu karena Allah."

 

ð  Sedangkan Al Bazar meriwayatkan, "Ciri-ciri iman paling kuat adalah cinta dan benci karena

Allah"

 

Umar bin Abdul Aziz menulis surat yang isinya, (Amma ba'du, sesungguhnya Iman itu mempunyai kewajiban-kewajiban dan syariat-syariat) sampai akhir.

Maksud kewajiban adalah perbuatan yang diwajibkan, sedangkan syariat adalah ajaran atau akidah agama. Adapun Hudud (hukum) adalah larangan-larangan yang diharamkan, dan sunan adalah hal-hal yang disunnahkan.

 



Sumber : Kitab Fathul-baari bisyarhi shohiihil Bukhori, halaman : 93-100

0 comments:

Posting Komentar

 

Kontak