Minggu, Desember 16, 2018

KaMiNa 14 - TAUBAT ( 1 )




Edisi N0: ( 14 )  19 Oktober 2017 M/  29 Muharram 1439 H

ÄTANJAKAN TAUBAT ( Bagian 1 )

Ringkasan yang lalu :
Akidah para ulama salaf adalah keyakinan yang utuh, karena ditopang dengan keilmuan yang akurat dan benar
SUASANA KALBU
Lalu aku melihat pergerakan hati dan tuntutan batin, yang akan dijelaskan dalam kitab ini, agar dapat digunakan dalam menambah nilai ruhaniyah pada setiap amalan dan ibadah, dan jika digunakan dengan cara yang benar, maka akan menjadikan amalan semakin berisi dan bernilai, dan menjadi hamba yang sempurna, dan suasana kalbu itulah yang akan menuntunmu menjadi hamba yang sesungguhnya di hadapan Alloh, yang akan menjadikanmu mulia, dan dengan ilmu menata hati itulah kamu akan mendapatkan pahala dan imbalan yang maksimal.
TANJAKAN KEDUA : TANJAKAN TAUBAT
Tanjakan selanjutnya yang harus ditempuh adalah TAUBAT, karena dua alasan :
Pertama : 
agar dapat menggapai ” ketepatan ketaatan ” sebab racun dosa menjadi penghalang, dan mengakibatkan kehinaan, dan sebab sejengkal dosa akan menghalangi jalan untuk taat kepada Alloh, dan menghambat pengabdian kepadaNya, serta menghalangi kecenderungan berbuat baik, dan menghilangkan semangat  untuk taat.

Terus menerus dalam perbuatan dosa akan membuat hati menghitam kelam, dan terjerumus dalam kegelapan dan menjadi keras, sehingga sulit mencapai keikhlasan dan kejernihan hati.
Sulit juga menggapai nikmat dan manisnya ” taat ” , maka jika tanpa sifat Rahimnya Alloh, bisa saja orang yang seperti ini akan dijerumuskan ke dalam kekafiran dan kesesatan

Sungguh aneh, bagaimana orang ringan untuk taat jika ia sedang terkena racun kemaksiatan dan kekerasan hatinya ? bagaimana ia terbimbing untuk mengabdi Jika ia berlama-lama dalam kemaksiatan ? dan bagaimana ia dapat bermunajat jika ada kotoran dan najis dalam hatinya ?
Ada khobar shohabat, Nabi SAW bersabda : ” jika seorang hamba berbohong  maka akan kehilangan dua kekuasan akibat kebohongan yang keluar dari mulutnya ” lalu bagaimana lisan yang seperti ini bisa digunakan dzikir kepada Alloh ?

Maka akan sulit terjadi seorang yang terus-menerus bermaksiat mendapatkan hidayah petunjuk, dan akan sulit mendapatkan manis dan sucinya kalbu, dan yang demikian ini akibat dari racun dosa dan enggan bertaubat.
Maka benarlah jika ada ucapan : ” jika kamu berat qiyam lail dan puasa di siang hari, itu karena kamu dibebani dan tertutup oleh dosa dan kesalahan ”

Kedua : pentingnya taubat agar diterima ibadahmu, karena orang yang sedang memberi hutang tidak menerima hadiah dan pemberian. Oelh sebab itu taubat dari kemaksiatan menjadi keharusan, sebab bagaimana mungkin sebuah pemberian diterima sedangkan hutang belum diangsur dan dibayar? Dan bagaimana bisa menggapai yang halal jika kamu terus menggenggam yang haram ? dan bagaimana kamu bisa memuji dan memohon kepada Alloh padahal kamu sedang marah kepadaNya?.....demikianlah realita orang yang bermaksiat dan terkungkung dalam kemaksiatan... Alloh-lah Sang Maha Penolong
Apa taubat itu dan bagaimana batasannya, dan apa yang harus dilakukan seorang hamba agar bersih dari dosa ?

Taubat adalah : sebuah upaya dan usaha kuat  hati, yang menurut para ulama adalah “ menjaga hati dari dosa “. Dan batasan taubat menurut syaikhoni : Meninggalkan dosa sejenis/serupa, meninggalkan dengan rasa bukan hanya gerakan, untuk mengagungkan Alloh dan takut akan murkaNya, dan ada empat syarat dalam tobat :


( Dari kitab : Minhajul Abidin, ilaa jannati Robil ‘aalamiin, oleh : Imam al-Ghozali    hal. : 69 -72)

Bahasan yang akan datang : “ Lanjutan ( bagian 8 ) : TANJAKAN ILMU DAN MA’RIFAT : ( Empat syarat taubat )

0 comments:

Posting Komentar

 

Kontak