Sabtu, Januari 05, 2019

KaMiNa 19 - TANJAKAN KE-3 : GODAAN DUNIA ( 1 )

Hasil gambar untuk TANJAKAN PENGHALANG

KaMiNa

Edisi N0: ( 19 )  18 Januari  2018 M/  01 Jumadil Awal 1439 H

Ä   GODAAN DALAM BERIBADAH ----------------------------------
TANJAKAN KE-3 : TANJAKAN PENGHALANG  ( Bagian 1 )

Langkah selanjutnya, agar ibadah bisa lurus dan istiqomah, maka harus MENYINGKIRKAN PENGHALANG, yang sudah disebutkan sebanyak 4 ( empat ) jenis penghalang : (1) Dunia, (2) Makhluq (3) Syetan, dan (4) Nafsu
Salahsatu penghalang ibadah adalah : DUNIA
Dan cara menghadapinya adalah dengan membatasinya dan zuhud, dengan dua tujuan :
Tujuan Pertama = agar bisa istiqomah dalam ibadah serta memperbanyak jumlah ibadah, cinta dunia akan membuatmu sibuk lahir batin, adapun kesibukan lahir adalah sibuk mencarinya, sedangkan sibuk batin maksudnya adalah sibuk dengan keinginan-keinginan dan bisikan jiwa. Dan keduanya menghalangi ibadah.
Jasad kita satu, jiwa kita satu dan hati juga satu, jika salah satu disibukkan oleh sesuatu maka akan abai dengan yang lain. Kehidupan dunia dan akherat itu ibarat dua sisi magnet, jika menyukai salah satu akan membenci yang lainnya, dan keduanya ibarat timur dan barat, sejalan dengan salah satu apa yang disukai maka otomatis akan membenci lainnya.

Adapun tentang Kesibukan lahiriyah, Abu Dardak RA. telah menyampaikan : “ aku mencoba menyatukan antara ibadah dan niaga namun gagal/ tidak bisa menyatu, lalu aku memilih ( orientasi ) ibadah dan meninggalkan (orientasi ) berniaga “

Dan Umar RA berkata : “ jika dua hal itu ( ibadah dan bekerja ) bisa menyatu pada orang selain aku, maka tentu Alloh akan menyatukan kekuatan dan kelembutan padaku “....

Berdasar atsar shohabah tersebut, jelaslah hendaknya kita lebih memilih satu yang lebih abadi.
Sedangkan dunia dapat membuat hati  dan batin sibuk dengan keinginan-keinginan, sebagaimana Hadits Nabi SAW. : “ Siapa yang mencintai dunia akan membahayakan akheratnya, dan siapa yang mencintai akherat akan membahayak dunianya, maka lebih fokuslah pada sesuatu yang lebih kekal abadi daripada yang fana’ dan rusak “.
ð  Kesimpulannya=, jika jasadmu sibuk dengan dunia dan hatimu sibuk dengan keinginan, maka tidak akan membuat ibadah menjadi mudah dan ringan, namun jika engkau zuhud dalam kehidupan maka jasad dan batinmu akan rileks sehingga mudah dan ringan untuk beribadah, bahkan anggota tubuhmu akan membantu dan menopangnya.


Telah diriwayatkan dari Salman al-Farisiy RA, dari Nabi SAW, bahwa beliau bersabda : “ sesungguhnya seorang hamba itu apabila ber-zuhud maka hatinya akan diterangi dengan hikmah, dan anggota tubuhnya saling tolong menolong untuk melaksanakan ibadah “


Tujuan kedua : menambah nilai ibadah serta mengagungkan wibawa dan kemuliaan amal ibadahmu.
Nabi SAW bersabda : “ Dua rakaat yang dilakukan oleh seorang yang zuhud hatinya, kebih baik dan lebih disukai oleh Alloh daripada ibadah dengan dua sisi ( tercampur antara orientasi dunia dan akherat ) hingga akhir usianya, selamanya “

Maka apabila menginginkan ibadah yang berkualitas ( mentes ) dengan kuantitas/jumlah yang banyak hendaklah dia zuhud dari dunia dan menghindari jebakan penghalang ibadah yang berupa DUNIA

Arti zuhud  dan hakikat zuhud

Zuhud itu ( menurut ulama ) dibagi menjadi 2 :
  1. Zuhud terukur
  2. Zuhud tidak terukur

Dan zuhud terukur itu ada 3 jenis :
  1. Tidak mencari sesuatu yang tidak ada padanya
  2. Memisahkan tercampurnya dua orientasi ( dunia dan akherat )
  3. Menghindari keinginan tentang dunia dan  tidak mengejarnya

Dan zuhud tidak terukur adalah : Melepaskan segala sesuatu ( selain Alloh ) dari hati orang yang zahid

Semoga menjadi ilmu yangmanfa’ah dan  berkah serta  diridloi Alloh, aamiin

( Dari kitab : Minhajul Abidin, ilaa jannati Robil ‘aalamiin, oleh : Imam al-Ghozali    hal. :  83 - 85 )

Bahasan yang akan datang : “ Tanjakan ke-3 ( TANJAKAN PENGHALANG ) Bagian 2

0 comments:

Posting Komentar

 

Kontak