:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/42710/original/tanjakan-gentong130713a.jpg)

Edisi N0: ( 19 ) 18 Januari 2018 M/
01 Jumadil Awal 1439 H
Ä GODAAN DALAM BERIBADAH ----------------------------------
“ TANJAKAN KE-3 : TANJAKAN PENGHALANG ( Bagian 1 )
“ TANJAKAN KE-3 : TANJAKAN PENGHALANG ( Bagian 1 )
Langkah
selanjutnya, agar ibadah bisa lurus dan istiqomah, maka harus MENYINGKIRKAN
PENGHALANG, yang sudah disebutkan sebanyak 4 ( empat ) jenis penghalang : (1)
Dunia, (2) Makhluq (3) Syetan, dan (4) Nafsu
Salahsatu penghalang ibadah adalah : DUNIA
Dan cara menghadapinya adalah dengan membatasinya
dan zuhud, dengan dua tujuan :
Tujuan Pertama = agar bisa istiqomah dalam ibadah serta memperbanyak
jumlah ibadah, cinta dunia akan membuatmu sibuk lahir batin, adapun kesibukan
lahir adalah sibuk mencarinya, sedangkan sibuk batin maksudnya adalah sibuk
dengan keinginan-keinginan dan bisikan jiwa. Dan keduanya menghalangi ibadah.
Jasad kita satu, jiwa kita satu dan hati juga satu, jika
salah satu disibukkan oleh sesuatu maka akan abai dengan yang lain. Kehidupan
dunia dan akherat itu ibarat dua sisi magnet, jika menyukai salah satu akan
membenci yang lainnya, dan keduanya ibarat timur dan barat, sejalan dengan
salah satu apa yang disukai maka otomatis akan membenci lainnya.
Adapun tentang Kesibukan lahiriyah, Abu Dardak RA. telah menyampaikan : “
aku mencoba menyatukan antara ibadah dan niaga namun gagal/ tidak bisa menyatu,
lalu aku memilih ( orientasi ) ibadah dan meninggalkan (orientasi ) berniaga “
Dan Umar RA berkata : “ jika dua hal itu ( ibadah dan bekerja ) bisa
menyatu pada orang selain aku, maka tentu Alloh akan menyatukan kekuatan dan
kelembutan padaku “....
Berdasar atsar shohabah tersebut, jelaslah hendaknya kita lebih memilih
satu yang lebih abadi.
Sedangkan dunia dapat membuat hati dan batin sibuk dengan keinginan-keinginan,
sebagaimana Hadits Nabi SAW. : “ Siapa yang mencintai dunia akan membahayakan
akheratnya, dan siapa yang mencintai akherat akan membahayak dunianya, maka
lebih fokuslah pada sesuatu yang lebih kekal abadi daripada yang fana’ dan
rusak “.
ð Kesimpulannya=, jika
jasadmu sibuk dengan dunia dan hatimu sibuk dengan keinginan, maka tidak akan
membuat ibadah menjadi mudah dan ringan, namun jika engkau zuhud dalam
kehidupan maka jasad dan batinmu akan rileks sehingga mudah dan ringan untuk
beribadah, bahkan anggota tubuhmu akan membantu dan menopangnya.
Telah diriwayatkan dari Salman al-Farisiy RA, dari Nabi
SAW, bahwa beliau bersabda : “ sesungguhnya seorang hamba itu apabila ber-zuhud
maka hatinya akan diterangi dengan hikmah, dan anggota tubuhnya saling tolong
menolong untuk melaksanakan ibadah “
Tujuan kedua : menambah nilai ibadah serta mengagungkan wibawa dan kemuliaan amal
ibadahmu.
Nabi SAW
bersabda : “ Dua rakaat yang dilakukan oleh seorang yang zuhud hatinya, kebih
baik dan lebih disukai oleh Alloh daripada ibadah dengan dua sisi ( tercampur
antara orientasi dunia dan akherat ) hingga akhir usianya, selamanya “
Maka apabila menginginkan ibadah
yang berkualitas ( mentes ) dengan kuantitas/jumlah yang banyak hendaklah dia
zuhud dari dunia dan menghindari jebakan penghalang ibadah yang berupa DUNIA
Arti zuhud dan hakikat zuhud
Zuhud itu (
menurut ulama ) dibagi menjadi 2 :
- Zuhud terukur
- Zuhud tidak terukur
Dan zuhud
terukur itu ada 3 jenis :
- Tidak mencari sesuatu yang tidak ada padanya
- Memisahkan tercampurnya dua orientasi ( dunia dan
akherat )
- Menghindari keinginan tentang dunia dan tidak mengejarnya
Dan zuhud
tidak terukur adalah : Melepaskan segala sesuatu ( selain Alloh ) dari hati
orang yang zahid
Semoga menjadi
ilmu yangmanfa’ah dan berkah serta diridloi Alloh, aamiin
( Dari kitab : Minhajul Abidin, ilaa jannati Robil ‘aalamiin, oleh : Imam
al-Ghozali hal. : 83 - 85 )
Bahasan yang akan datang : “ Tanjakan
ke-3 ( TANJAKAN PENGHALANG ) Bagian 2











0 comments:
Posting Komentar