Jumat, Januari 11, 2019

Nasehat para hamba ( Nashoihul Ibad ) - 2


Pertemuan ke 2 ( 26 Oktober 2018 / 17 Shofar 1440 H______________________________________


3. DUA PERUMPAMAAN MASUK KUBUR TANPA BEKAL
1. Abu Bakar Ash-Shiddiq pernah berkata:
"Barang siapa masuk kubur tanpa membawa bekal, maka seakan-akan dia mengarungi lautan tanpa perahu."

2. Rasulullah S.A.W bersabda:
"Keadaan mayat di dalam kubur itu tidak ubahnya seperti orang yang tenggelam yang meminta pertolongan."


4. DUA KEMULIAAN
     Umar R.A berkata:


1. "Kemuliaan dunia bisa diraih dengan harta:
2. Kemuliaan akhirat hanya bisa diraih dengan amal shalih."

       Dinukil dari Syaikh 'Abdul Mu'thi As-Samlawi:
 "Bahwa Nabi S.A.W pernah berkata kepada Jibril A.S: 'Gambarkanlah kepadaku tentang kebaikan-kebaikan 'Umar.' Jibil menjawab: 'Bila lautan menjadi tinta dan seluruh pepohonan menjadi penanya, maka aku tetap tidak dapat menghitung kebaikannya.' Nabi S.A.W berkata lagi: 'Gambarkanlah kepadaku tentang kebaikan-kebaikan Abu Bakar.' Jibril menjawab: 'Umar adalah salah satu gambaran dari semua gambaran kebaikan Abu Bakar.'

5. DUA KESEDIHAN
'Utsman R.A berkata:
1. "Kesedihan dalam urusan dunia dapat menggelapkan hati
2. Kesedihan dalam urusan akhirat bisa menerangi hati."


6. DUA PENCARIAN
'Ali R.A berkata:
1. "Barang siapa mencari ilmu, berarti ia sedang mencari surga.
2. Barang siapa mencari kemaksiatan, berarti ia sedang mencari neraka."

Yang dimaksud ilmu di sini adalah ilmu yang bermanfaat, yang wajib diketahui dan dipelajari oleh setiap orang yang baligh dan berakal sehat.


7. DUA SIKAP, ORANG MULIA DAN BIJAKSANA
Yahya bin Mu'adz R.A berkata:
1. "Orang mulia tidak akan durhaka kepada Allah.
2. Orang bijaksana tidak akan memilih dunia dengan meninggalkan akhirat"

8. DUA MODAL YANG BERBEDA HASILNYA
Al-A'masy (Sulaiman bin Mihran Al-Kufi) R.A berkata:
1. "Barang siapa yang modal kekayaannya berupa taqwa, maka semulia lisan tak akan ada yang mampu untuk menggambarkan keuntungan dalam agamanya.
2. Barang siapa yang modal kekayaanya berupa dunia, maka semua lisan tak akan ada yang mampu untuk menggambarkan kerugian dalam agamanya."




0 comments:

Posting Komentar

 

Kontak